Cilacap - Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di Lapas Besi Nusakambangan berlangsung dengan khidmat pada Jumat, 3 April 2026, bertempat di Aula Wijayakusuma. Kegiatan ini diikuti oleh 24 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani dan dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Yani Lim dari Yayasan Pelayanan Kasih Bethesda sebagai bentuk pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan iman serta pembinaan spiritual bagi WBP Nasrani selama menjalani masa pidana. Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan komitmennya dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan bagi warga binaan.

“Kami memastikan setiap warga binaan dapat menjalankan ibadah sesuai keyakinannya. Momentum Jumat Agung ini diharapkan menjadi sarana refleksi diri dan memperkuat iman bagi WBP, ” ujarnya.
Dalam khotbahnya, Pendeta Yani Lim menekankan makna pengorbanan dan pengampunan. “Jumat Agung mengajarkan kita tentang kasih yang tulus dan pengorbanan tanpa syarat. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memulai hidup baru dengan penuh harapan, ” pesannya.
Selama pelaksanaan, kegiatan diawasi oleh petugas dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar, serta diharapkan mampu memberikan ketenangan batin dan semangat baru bagi para warga binaan.
(Humas Lapas Besi)

Updates.