CILACAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan penggalangan dan pembinaan lanjutan melalui Safari Dakwah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khusus terorisme pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh sembilan WBP dari blok khusus terorisme sebagai bagian dari program pembinaan ideologi dan penguatan pemahaman keagamaan yang moderat. Kegiatan pembinaan tersebut dipandu oleh petugas Densus 88 Anti Teror dengan pendampingan Kasubsi Bimkemaswat serta dua petugas dari Seksi Binadik Lapas Besi.

Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini merupakan bagian penting dalam proses pembinaan bagi WBP terorisme.
“Melalui pendekatan pembinaan yang berkelanjutan dan dialogis, kami berharap para warga binaan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik serta mampu menjalani proses perubahan diri secara positif, ” ujarnya.
Sementara itu, Kasubsi Bimkemaswat, Sutrisno, menambahkan bahwa kegiatan safari dakwah menjadi salah satu metode pembinaan yang efektif dalam membangun komunikasi serta memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan yang damai.
“Pendekatan persuasif seperti ini diharapkan mampu membantu proses pembinaan agar berjalan lebih optimal, ” jelasnya.
Salah satu WBP berinisial AM mengaku kegiatan tersebut memberikan pemahaman dan motivasi bagi dirinya.
“Kami mendapat banyak nasihat dan penguatan agar bisa menjalani hidup dengan lebih baik ke depannya, ” ungkapnya.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian nasi kotak untuk berbuka puasa dari Densus 88 AT kepada para warga binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali.
(Humas Lapas Besi)

Updates.