CILACAP, INFO_PAS – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menutup secara resmi Pembinaan Mental Terpadu Tahap II bagi pegawainya dalam sebuah upacara penutupan yang digelar di Lapangan Tenis Nusakambangan. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pembinaan mental yang telah berlangsung selama satu bulan, Kamis (05/02/26).
Kegiatan penutupan dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pujo Harinto. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan mental sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Mental yang kuat akan melahirkan pelayanan yang kuat. Tanpa mental yang tangguh, integritas dan profesionalisme sulit diwujudkan secara konsisten, ” tegas Pujo Harinto dalam arahannya kepada seluruh peserta pembinaan.
Pembinaan mental terpadu ini dirancang untuk membentuk karakter aparatur yang berintegritas, berdisiplin, serta mampu menghadapi tantangan tugas, khususnya di lingkungan imigrasi dan pemasyarakatan yang memiliki kompleksitas tinggi. Selama satu bulan pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi pembinaan mental, kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai pengabdian.
Lebih lanjut, Pujo Harinto menyampaikan bahwa hasil dari pembinaan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat perubahan dan peningkatan kualitas diri.
Kegiatan penutupan turut dihadiri oleh Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Imigrasi Barron Ichsan, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah Mardi Santoso, Kasubdit Pencegahan dan Pengendalian Direktorat Kepatuhan Internal Ditjen Imigrasi Fahrul Novry Azman, Koordinator Wilayah Jawa Tengah, serta seluruh Kepala UPT Imigrasi dan Pemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah.

Lapas Karanganyar