Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan kegiatan tes urin bagi seluruh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Jumat, 9 Januari 2026 bertempat di lingkungan Lapas Besi. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 77 pegawai serta 349 WBP dengan perkara narkotika.
Tes urin tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Lapas Besi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus sebagai langkah deteksi dini untuk menciptakan lapas yang bersih dari narkoba.

Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urin ini merupakan wujud nyata keseriusan jajaran Lapas Besi dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba.
“Kegiatan tes urin ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Besi yang bersih dari narkoba, baik bagi pegawai maupun WBP. Seluruh pihak harus menjadi contoh dan berperan aktif dalam menjaga integritas serta lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif, ” ujar Muda Husni.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah pengawasan dan pembinaan berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan pegawai Lapas Besi, Latu, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan tes urin tersebut.
“Sebagai pegawai, kami siap mendukung penuh kebijakan pimpinan dalam upaya pemberantasan narkoba. Tes urin ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu menjaga profesionalisme, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas, ” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan Lapas Besi Nusakambangan semakin memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba.
(Humas Lapas Besi)
