Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Terima Empat Narapidana dari Rutan Palangkaraya, Proses Berjalan Sesuai SOP

    Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Terima Empat Narapidana dari Rutan Palangkaraya, Proses Berjalan Sesuai SOP

    Nusakambangan — Sebagai tindak lanjut surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.05.05-230 tanggal 14 Februari 2025 tentang persetujuan pemindahan narapidana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas IIA Karanganyar Nusakambangan pada Selasa, 28 Oktober 2025, resmi menerima empat orang narapidana dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangkaraya.

    Pemindahan tersebut dilakukan dengan pengawalan ketat dan sesuai prosedur standar operasional (SOP). Narapidana didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah beserta tiga orang jajaran, serta tim pengawalan yang terdiri dari tiga petugas Rutan Palangkaraya, empat anggota Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, dan empat belas petugas Lapas Khusus Karanganyar.

    Sesampainya di Lapas Karanganyar, seluruh narapidana menjalani serangkaian prosedur pemeriksaan dan verifikasi. Pemeriksaan tersebut meliputi pencocokan identitas, pengecekan berkas, pemeriksaan kesehatan, roll call, dan tes urine. Dari hasil pemeriksaan, tiga narapidana dinyatakan negatif, sedangkan satu narapidana atas nama Fitriansyah alias Petruk bin Abdul Hamid dinyatakan positif Methamphetamine dan Amphetamine.

    Proses serah terima narapidana antara Rutan Palangkaraya dan Lapas Karanganyar dilakukan dengan penandatanganan berita acara pada pukul 18.40 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tanpa kekerasan, sesuai dengan Juklak dan Juknis Penanganan Narapidana Risiko Tinggi.

    Kepala Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar, Riko Purnama Candra, menyampaikan bahwa proses penerimaan ini berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

    “Kami memastikan seluruh prosedur mulai dari administrasi, pemeriksaan, hingga penempatan narapidana dilakukan secara transparan, manusiawi, dan sesuai dengan standar keamanan maksimum, ” ujar Riko.

    Usai penerimaan, keempat narapidana langsung ditempatkan di kamar hunian one man one cell, lengkap dengan perlengkapan pribadi dan kebutuhan dasar narapidana. Penempatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan serta memberikan ruang pembinaan yang lebih terfokus.

    Dengan tambahan empat narapidana baru tersebut, jumlah penghuni Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar kini mencapai 444 orang, dari sebelumnya 440 orang.

    Riko menegaskan bahwa Lapas Karanganyar berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif, aman, dan terkendali, serta terus menjalankan fungsi pembinaan sesuai nilai-nilai pemasyarakatan.

    “Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan pembinaan tetap berjalan dengan baik bagi seluruh warga binaan, ” tambahnya.

    Rizal

    Rizal

    Artikel Sebelumnya

    Sinergi TNI dan Pemasyarakatan, Kalapas...

    Artikel Berikutnya

    Dukung Tata Kelola Aset yang Akuntabel,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kerahkan 21.707 Personel dan Beragam Alutsista, TNI AD Perkuat Bantuan Kemanusiaan di Sumatera
    TNI–Polri Gelar Patroli Gabungan Perketat Keamanan Puncak Jaya
    Satgas Gulben Kodam I/BB Berhasil Temukan dan Evakuasi Jenazah Korban Banjir di Tapanuli Selatan
    TNI AL Kerahkan KRI dan Helikopter untuk Bantu Korban Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar
    Ribuan Warga Masyarakat Meriahkan Open Base Lanud Sultan Hasanuddin 2025
    Lapas Karanganyar Nusakambangan Terima Kunjungan LPP Bandung Menggali Manajemen Pengamanan di Lingkungan Super Maximum Security
    `Rehabilitasi Sosial 2025: Langkah Konkret Lapas Terbuka Nusakambangan Membangun WBP Berdaya
    Dorong Optimalisasi Pertanian, Lapas Gladakan Distribusikan Bibit Sukun ke Lapas Kelas I Batu untuk Penguatan Program Ketahanan Pangan
    Lapas Karanganyar dan Mitra Kerja Perkuat Komitmen Pencegahan Penyakit melalui Program Skrining Active Case Finding Berbasis Chest X-Ray
    UPT se-Nusakambangan dan Cilacap Gelar Pengarahan Peserta Magang di Lapangan Tenis Lapas Kelas I Batu
    Sinergi Nasional Pemasyarakatan: Bapas Nusakambangan Hadiri Rapat Konsultasi dan Koordinasi Implementasi KUHP Baru
    Buku Datang Menyapa, Lapas Besi Dorong Minat Baca WBP Lewat Perpustakaan Keliling
    Dukung Pembinaan WBP, Bapas Nusakambangan Laksanakan Penelitian Kemasyarakatan di Lapas Maksimum Sekuriti
    Lapas Besi Gerak Cepat Cegah TBC, 488 Warga Binaan Jalani Skrining TBC Dengan Metode Rontgen
    Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar Terima Empat Narapidana dari Rutan Palangkaraya, Proses Berjalan Sesuai SOP
    Lapas Karanganyar Turut Kobarkan Semangat dan Komitmen Kepahlawanan dengan Mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Nusakambangan
    WBP Nasrani Rasakan Kedamaian Lewat Ibadah Virtual di Lapas Besi
    Sosialisasi Pengadaan BAMA dan Non Tender TA 2026, Wujudkan Tata Kelola Pengadaan yang Transparan, Efisiensi dan Akuntabilitas Pemasyarakatan
    Bersama untuk Sesama, Lapas Besi dan UPT Nusakambangan–Cilacap Gelar Bakti SosialC
    Wujudkan Zona Bebas dari Narkoba, Lapas Gladakan Ikuti Penandatanganan Komitmen Serentak

    Ikuti Kami