Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan bekerja sama dengan Rise & Shine Ministry menggelar ibadah Nasrani pada Selasa, 3 Maret 2026, di Gereja Anugerah Lapas Besi.
Kegiatan ini diikuti oleh 26 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Nasrani sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Meidy dan berlangsung tertib serta khidmat dengan rangkaian pujian, doa, dan penyampaian firman.

Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menyampaikan apresiasi atas dukungan pelayanan rohani yang diberikan.
“Kami berkomitmen untuk memenuhi hak beribadah seluruh warga binaan. Kerja sama dengan yayasan keagamaan menjadi bagian penting dalam membangun pembinaan spiritual yang berkelanjutan dan berdampak positif, ” ujarnya.
Sementara itu, Pendeta Meidy dalam khotbahnya mengajak para WBP untuk tetap memiliki pengharapan.
“Tidak ada kata terlambat untuk berubah. Tuhan selalu membuka kesempatan bagi setiap orang yang mau memperbaiki diri dan melangkah menuju hidup yang lebih baik, ” pesannya.
Salah satu WBP berinisial JB mengaku bersyukur dapat mengikuti ibadah tersebut.
“Ibadah ini membuat saya lebih tenang dan memberi saya kekuatan untuk menjalani hari-hari ke depan dengan lebih baik, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Besi terus memperkuat pembinaan mental dan spiritual guna mendukung proses perubahan diri warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
(Humas Lapas Basi)
