Menteri Imipas Kunjungi Nusakambangan, Pantau Transformasi Pulau Nusakambangan

    Menteri Imipas Kunjungi Nusakambangan, Pantau Transformasi Pulau Nusakambangan
    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan untuk meninjau secara langsung berbagai program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan jajaran pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan di lingkungan Lapas dan Rutan. Rabu (5/11).Dok Humas Vermis 1908

    NUSAKAMBANGAN - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan untuk meninjau secara langsung berbagai program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi produktif yang dijalankan jajaran pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan di lingkungan Lapas dan Rutan. Rabu (5/11) 

    Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Menteri PPN/Bappenas, Wakil Menteri PAN-RB, Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Irfan Hakim. Hadir pula jajaran pejabat tinggi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, KKP, LAN, dan BPSDM. Rombongan meninjau sejumlah unit produktif seperti Pabrik FABA, BLK Pupuk, BLK Konveksi, Tambak Sidat, Pabrik Pengolahan Sampah, Kandang Domba, dan BLK Tepung Mocaf.

    Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyampaikan apresiasi atas kerja keras jajaran dan warga binaan. “Apa yang kita lihat di Nusakambangan hari ini adalah bukti bahwa pembinaan di lapas bukan hanya pengawasan, tetapi juga pemberdayaan. Program ini nyata mendukung ketahanan pangan nasional dan memberikan dampak sosial serta ekonomi yang berkelanjutan, ” ujarnya.

    Sementara itu, Raffi Ahmad menilai pembinaan di Nusakambangan sebagai contoh nyata pemberdayaan. “Tempat ini bukan hanya untuk pembinaan warga binaan, tetapi juga menjadi pusat ketahanan pangan. Ada tambak belut, pertanian, bahkan bisa sampai ekspor. Luar biasa sekali! Dengan begitu, ketika mereka kembali ke masyarakat sudah memiliki keterampilan dan semangat kerja, ” ungkapnya.

    Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah menjadikan Nusakambangan sebagai pusat pembinaan dan ketahanan pangan terpadu, guna mencetak warga binaan yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

    Adhika Yovaldi Salas

    Adhika Yovaldi Salas

    Artikel Sebelumnya

    Perkuat Pembinaan Kemandirian, Menteri Imipas...

    Artikel Berikutnya

    Kakanwil Ditjenpas Jateng Dampingi Menteri...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami