Pembinaan Deradikalisasi dan Rehabilitasi Wawasan Kebangsaan bagi WBP Terorisme di Lapas Permisan Nusakambangan

    Pembinaan Deradikalisasi dan Rehabilitasi Wawasan Kebangsaan bagi WBP Terorisme di Lapas Permisan Nusakambangan
    Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Permisan Nusakambangan kembali menggelar kegiatan pembinaan deradikalisasi dan rehabilitasi wawasan kebangsaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme. (5/11)

    Nusakambangan — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Permisan Nusakambangan kembali menggelar kegiatan pembinaan deradikalisasi dan rehabilitasi wawasan kebangsaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme. (5/11)

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran nasional, moderasi beragama, dan semangat cinta tanah air di lingkungan pemasyarakatan.

    Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber KH. Jazilus Sakhok, Ph.D, dosen sekaligus pengasuh dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta, yang memberikan pembinaan dengan pendekatan humanis, edukatif, dan dialogis. 

    Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya memahami ajaran agama secara komprehensif dan moderat serta mengajak WBP untuk menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

    “Radikalisme tumbuh dari sempitnya cara pandang. Melalui kegiatan ini, kita berupaya membuka ruang berpikir agar para warga binaan memahami bahwa agama dan cinta tanah air adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan, ” ujar KH. Jazilus Sakhok dalam penyampaiannya.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh interaksi dan antusiasme dari para peserta. Para WBP tampak aktif berdialog serta menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam memahami makna kebangsaan dan toleransi.

    Kegiatan pembinaan ini juga didampingi oleh petugas Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Permisan serta tim dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). 

    Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi WBP, agar kelak mereka dapat kembali ke masyarakat dengan pemahaman yang lebih moderat dan konstruktif.

    Kepala Lapas Permisan, Dedi Cahyadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan.

    “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program deradikalisasi dan pembinaan wawasan kebangsaan ini. Harapan kami, para WBP mampu menjadi insan yang lebih baik, mencintai perdamaian, dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat, ” ungkapnya.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Permisan Nusakambangan dalam mendukung program nasional deradikalisasi serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan sebagai landasan pembinaan bagi para warga binaan terorisme.

    Adhika Yovaldi Salas

    Adhika Yovaldi Salas

    Artikel Sebelumnya

    Dukung Transformasi Pemasyarakatan, Lapas...

    Artikel Berikutnya

    Kementerian Imipas dan KKP Teken MoU, Perkuat...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kodaeral X TNI AL Gelar Upacara Tabur Bunga di Laut Dalam Rangka Hari Dharma Samudera 2026
    Wamenhan RI Tinjau Kesiapan Pembangunan Infrastruktur Strategis TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin
    Panen Raya Serentak, Lapas Besi Siap Dukung Ketahanan Pangan Nasional
    Optimalkan Evaluasi Pembinaan, Lapas Khusus Karanganyar Gelar Sidang TPP
    Lapas Karanganyar Lakukan Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026

    Ikuti Kami