Wujudkan WBP Mandiri, Lapas Besi Bersama BNPT Kembali Gelar Pelatihan Pangkas Rambut

    Wujudkan WBP Mandiri, Lapas Besi Bersama BNPT Kembali Gelar Pelatihan Pangkas Rambut
    Wujudkan WBP Mandiri, Lapas Besi Bersama BNPT Kembali Gelar Pelatihan Pangkas Rambut

    CILACAP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan kembali berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam upaya deradikalisasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme melalui kegiatan pelatihan keterampilan pangkas rambut, yang digelar di Aula Wijayakusuma Lapas Besi pada Rabu (15/10/2025).

    Kegiatan ini merupakan pelaksanaan pelatihan tahap kedua setelah sebelumnya mendapat respon positif dari peserta dan terbukti memberikan dampak positif terhadap proses pembinaan.

    Kegiatan ini diikuti oleh 11 orang WBP dari blok khusus terorisme, dengan tujuan membekali mereka keterampilan produktif sebagai bekal setelah bebas nanti. Pelatihan menghadirkan instruktur profesional dan didampingi langsung oleh petugas pembinaan Lapas Besi dan perwakilan BNPT.

    Kepala Lapas Besi, Muda Husni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang berkelanjutan.

    “Deradikalisasi tidak hanya berbicara tentang perubahan pola pikir, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui keterampilan seperti pangkas rambut, WBP kami didorong untuk memiliki keahlian nyata agar dapat hidup mandiri secara positif setelah bebas, ” ujarnya.

    Perwakilan BNPT yang turut hadir, Tutur Ahsanil Mustofa, menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini merupakan bentuk pendekatan humanis dalam mendukung program nasional deradikalisasi.

    “Kami ingin membangun kemandirian dan kepercayaan diri para WBP agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif dan bermanfaat. Pendekatan soft approach seperti ini terbukti efektif dalam memperkuat proses reintegrasi sosial, ” jelasnya.

    Salah satu peserta pelatihan, berinisial AM, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

    “Pelatihan ini membuat kami lebih percaya diri dan punya keterampilan baru. Kami merasa dihargai dan termotivasi untuk memperbaiki diri, ” ungkapnya.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara Lapas Besi Nusakambangan dan BNPT, diharapkan program deradikalisasi dapat berjalan lebih efektif dengan menyentuh aspek psikologis, sosial, dan ekonomi para WBP menuju kehidupan yang lebih baik dan damai.

    (Humas Lapas Besi) 

    jawa tengah cilacap lapas besi bnpt
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Sinergi Nasional Pemasyarakatan: Bapas Nusakambangan...

    Artikel Berikutnya

    Kalapas Besi Sapa Keluarga WBP Saat Kunjungan,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami