Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) perdana di tahun 2026 pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Aula Wijayakusuma Lapas Besi.
Sidang ini membahas agenda pengusulan pemindahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ke Lapas kategori medium security bagi WBP yang telah memenuhi persyaratan pembinaan dan memperoleh rekomendasi dari Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Sidang TPP diikuti oleh seluruh anggota Tim Pengamat Pemasyarakatan dan dilaksanakan sebagai mekanisme pengambilan keputusan strategis dalam sistem pembinaan pemasyarakatan. WBP yang dibahas telah melalui rangkaian Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), asesmen risiko, serta pemantauan perilaku secara berkelanjutan oleh petugas Lapas Besi, sehingga keputusan yang diambil bersifat objektif dan terukur.
Kepala Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan, Muda Husni, menegaskan bahwa sidang TPP menjadi instrumen penting dalam memastikan proses pembinaan berjalan sesuai tahapan.
“Pemindahan WBP ke lapas medium security tidak dilakukan secara serta-merta, tetapi melalui penilaian menyeluruh yang mempertimbangkan perubahan perilaku, tingkat risiko, dan kesiapan warga binaan. Ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap pembinaan yang berkeadilan dan akuntabel, ” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Besi, Sugeng Sayogo, menjelaskan bahwa sidang TPP juga menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan.
“Rekomendasi yang dibahas dalam sidang TPP merupakan hasil kolaborasi antara petugas lapas dan PK Bapas. Kami memastikan setiap WBP yang diusulkan telah menunjukkan perkembangan positif dan layak melanjutkan tahapan pembinaan berikutnya, ” jelasnya.
Melalui pelaksanaan sidang TPP perdana di awal tahun 2026 ini, Lapas Besi Nusakambangan menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan sistem pembinaan yang profesional, transparan, dan berbasis penilaian objektif guna mendukung proses reintegrasi sosial WBP secara bertahap dan berkelanjutan.
(Humas Lapas Besi)

Adhika Yovaldi...